Tas Flanel

Sudah sejak kecil, minat saya di dunia fashion ada. Lahir dari kebiasaan-kebiasaan saya membantu Ibu yang menjadi penjahit. Seperti, menggunting pola baju, menggosok kain keras pada kerah, jahit jelujur pada bawah baju, mengobras dan sebagainya. Kebiasaan lainnya adalah mengubah beberapa pakaian Ibu saya dan Bapak menjadi apa yang saya suka. Maklum, banyak ide untuk saya memiliki pakaian tertentu ketimbang beli di mal.

Yang saya ingat juga, baju sepupu saya Atik Murwatiningsih pernah saya gunting dan rubah. Yang belakangan Mba Atik marah besar sama saya. Heheheheh…

Pasca resign, tentu saja passion terpendam satu ini kembali mencuat. Salah satunya membuat tas Taman Bacaan-pesanan Ibu mertua yang kebetulan punya Taman Bacaan Qanit di Jl. Lumbu Barat Jembatan 7 No 12. Tas ini diperuntukkan untuk anggota-anggota TB Qanit. Saya buat dari bahan lurik dengan hiasan dari bahan flanel. Disain berkembang menjadi full flanel.

Itu ide dari suami saya. Menurutnya, “flanel menggelitik untuk mata anak kecil”. Ya sudah, jadilah dua tas flanel seperti diatas ini dan satu tas bahan lurik. Kalau dihargai masing-masing Rp. 25.000, ukuran 30 x 30 cm. Masa pengerjaan 21 tas seminggu.